Materi Teks Prosedur

A.  APA ITU TEKS PROSEDUR??

Teks Prosedur adalah teks yang berisi tahapan atau langkah-langkah dalam melaksanakan suatu kegiatan sehingga pembacanya memiliki gambaran yang jelas mengenai tahapan dalam melakukan kegiatan tersebut.

B.  Ciri-ciri Teks Prosedur

1.   Judul ditulis secara jelas

2.   Langkah-langkah kerja dipaparkan secara urut

3.   Langkah kerja yang satu dengan yang lainnya koheren

4.   Teks bersifat informatif

5.   Teks dipaparkan secara terperinci

6.   Isi informatif objektif

7.   Informasi yang disampaikan bersifat universal

8.   Teks bersifat aktual, akurat, dan logis.

 

C.  Struktur Teks Prosedur

Teks prosedur harus disusun secara runtut atau sesuai dengan struktur yang utuh. Adapun struktur teks prosedur yang benar adalah sebagai berikut.

1. Bagian tujuan: tahap awal yang seringkali diisi dengan uraian mengenai tujuan pembuatan/pelaksanaan.

2.   Bagian material: biasanya berisi informasi mengenai alat dan bahan yang diperlukan. Selain itu, dijelaskan juga perihal kejadian dan capaian akhir yang akan dikerjakan (tidak semua teks prosedur yang membutuhkan bagian ini).

3. Bagian langkah-langkah: bagian ini merupakan bagian utama dari teks prosedur kompleks. Menjelaskan tentang bagaimana tahap-tahapan yang harus dikerjakan agar tujuan tercapai.

 

D. Tujuan Teks Prosedur

Tujuan teks prosedur yaitu untuk membantu pembaca atau pendengar memahami bagaimana cara melakukan atau membuat sesuatu dengan tepat atau dengan kata lain, tujuan penulisan teks prosedur yaitu untuk memperoleh hasil akhir.

E.  Jenis-Jenis Teks Prosedur 
Ada 3 (tiga) macam-macam teks prosedur, yaitu sebagai berikut:

1.      Teks Prosedur Sederhana

Teks prosedur sederhana adalah teks prosedur yang menunjukkan tahapan singkat dalam melaksanakan proses pekerjaan. Teks ini juga sering disebut dengan teks prosedur singkat. Dengan teks ini, seorang pembaca akan lebih mudah memahami tahapan apa saja yang harus dilakukan ketika hendak melakukan suatu pekerjaan.

Sering juga dijelaskan bahwa dalam teks prosedur ini hanya menunjukkan 2 sampai 3 langkah saja untuk memperoleh suatu hasil. Dan itu cenderung singkat. Namun ada juga yang berpendapat bahwa teks prosedur sederhana ini hanya menggunakan kurang dari 10 tahapan saja. Karna lebih dari itu, dapat dikatakan sebagai teks prosedur komplek. Berikut kami berikan beberapa contoh teks prosedur sederhana yang kami susun khusus agar kamu bisa lebih paham.

Contoh Teks Prosedur Sederhana “Memasak Mie Goreng Instan”

Mie instan makanan popular yangmurah dan mudah disiapkan. masyarakat Indonesia sudah lama mengenal mie instan dan bahkan digunakan sebagai makanan konsumsi mingguan atau bahkan harian. Cara membuatnya pun cukup mudah. Kemudahan dalam pembuatannya menjadi alasan utama mengapa banyak kalangan gemar untuk mengonsumsi mie instan mie instan. Prosedur pembuatan mie instan adalah adalah sebagai berikut;

-          Rebus tiga gelas air putih bersih dengan menggunakan sebuah panci kecil dan masukkan mie setalah airnya mendidih;

-          Buka semua kemasan bumbu mie instan ke dalam piring atau mangkuk favorit kamu;

-          Setelah mie instan yang direbus menjadi lunak, tiriskan dan tuangkan kedalam piring atau mangkum yang berisi bumbu dak kemudian aduk agar tercampur antara mie bersama bumbu;

-          Mie goreng instan goreng siap untuk disantap disaat kamu lapar.

 

2.      Teks prosedur kompleks

Teks prosedur kompeks adalah teks prosedur yang menunjukkan tahapan kompleks dalam melaksanakan proses pekerjaan. Teks prosedur komplek juga sering disebut dengan teks prosedur panjang. Dengan teks ini, seorang pembaca akan lebih mudah memahami tahapan apa saja yang harus dilakukan ketika hendak melakukan suatu pekerjaan.

Hal tersebut dikarenakan tahapan- tahapan disampaikan secara kompleks dan detail. Sering dijelaskan bahwa teks prosedur kompleks merupakan teks prosedur panjang karna terdapat minimal 10 (umumnya lebih) tahapan yang digunakan dalam menyampaikan proses suatu pekerjaan. Inilah yang membedakan dengan teks prosedur sederhana yang menggunakan kurang dari sepuluh (<10) tahapan. Untuk lebih mudah dalam memahami teks prosedur kompleks, berikut adalah beberapa contoh yang kami rangkum dari berbagai macam literatur.

 

Contoh “Ilustrasi Prosedur Membuat Layangan”

      Layang-layang adalah mainan yang berbentuk lembaran bahan tipis berkerangka yang diterbangkan ke udara dan terhubungkan dengan tali atau benang ke daratan atau pengendali dan dikendalikan oleh pemainnya. Laying-layang disukai oleh banyak kelangan. Tidak hanya kalangan anak-anak saja yang bermain layangan, namun juga banyak kalangan tua yang gemar bermain layangan.

Layang-layang tidak hanya ada di indonesia saja. Layang - layang dikenal oleh seluruh dunia yang dikarenakan layang-layang tidak hanya difungsikan untuk permainan. Fungsi lain dari layang-layang adalah sebagai alat bantu untuk menjerat atau memancing, alat bantu penelitian ilmiah, Sebagai media energi alternatif, dan sebagai fungsi ritual. untuk membuat layang-layang yang sederhana, terdapat bahan yang harus anda persiapkan dan tahapan atau langkah yang harus anda ikuti. Berikut adalah penjelasannya:

Bahan dan Alat yang Perlu dipersiapkan

  • Penggaris
  • Pisau dan Gunting
  • Pita kaset (jika perlu)
  • 1 (satu) ruas bambu dengandiameter +/- 1 cm dan panjang +/- 50 cm
  • 1 (satu) ruas bambu dengan diameter +/- 1 cm dan panjang +/- 90 cm
  • Kertas layangan (Kertas tipis atau kertas minyak)
  • Spidol/pewarna
  • Lem Kertas
  • Tali atau benang.

Langkah Pembuatan Kerangka

  1. Persiapkan 2 ruas bambu yang di sayat tipis seperti lidi dengan ukuran kurang lebih 100cm dan 60cm
  2. Ambil 2 ruas bambu yang telah dibuat dan letakkan secara menyilang seperti salib. bagian horizontal kira-kia 80 % dari atas.
  3. Ambil benang dan talikan benang tersebut di tengah poros kedua ruas bambu tersebut dengan tujuan agar sayapnya seimbang (harus seimbang antara kanan dan kiri).
  4. Ikat dengan benang pada pada perempatan batang babu tersebut, pada step ini usahakan jangan gunakan simpul tali mati dahulu.
  5. Gunakan benang jahit untuk mengikat masing-masing ujung dari kerangka layangan untuk memudahkan pada saat mengaitkan benang / tali.

Langkah Pembungkusan layangan Kertas

  1. Persiapkan kertas layangan. kertas layangan dapat berupa kertas tipis atau dapat juga berup kertas minyak, namun ada juga yang menggunakan plastik.
  2. Gambarlah pola kerangka layangan pada kertas tersebut menggunakan spidol dengan cara meletakkan kerangka diatas kertas (Lebihkan 1-2 cm space diluar pola kerangka untuk pelipatan kertas).
  3. Potong kertas yang telah di beri pola dengan rapi menggunakan gunting. Harus sesuai dengan pola yang telah digambar.
  4. Lipat kertas layangan kebagian belakang kerangka layangan yang telah di persiapkan space pelipatan tadi dan rakatkan dengan menggunakan lem
  5. Berikan hiasan pada layangan yang telah anda buat dengan design yang menarik dan indah.

3.      Teks prosedur protokol

Teks prosedur protokol adalah teks prosedur yang menunjukkan tahapan dalam melaksanakan proses pekerjaan yang berkaitan dengan aturan dalam sebuah organisasi atau lembaga terkait seperti perbankan, pemerintahan dan lain sebagainya. Teks protokol ini lebih ditujukan untuk pelaksanaan tugas kepada wilayah - wilayah formal dan admnistratif. Namun sifat utamanya adalah umum baik itu eksternal maupun internal.

Contoh “Ilustrasi Membuat Kartu Pelajar”

Kartu pelajar adalah kartu identitas siswa yang diberikan oleh pihak sekolah kepada seluruh siswa yang telah terdaftar menjadi siswa di setiap sekolah masing-masing. Kartu pelajar dapat digunakan oleh para siswa dalam beberapa hal yaitu, sebagai pengganti kartu tanda penduduk yang dikarenakan siswa tersebut belum memiliki kartu tanda penduduk, mendapatkan pelayanan yang disediakan sekolah seperti kesehatan, perpustakaan, dan lain sebagainya. Jika anda ingin memiliki kartu tanda siswa, anda harus memintanya kepada pihak sekolah. tahapan atau langkah-langkahnya adalah sebagai berikut;

1.         Datanglah ke kantor sekolah Anda di bagian tata usaha

2.         Mintalah blanko untuk pendaftaran kartu pelajar kepada petugas tata usaha.

3.         Anda mengisi data yang tertera pada blanko tersebut dengan benar dan jujur.

4.         Setelah blanko selesai Anda isi, serahkan kepada petugas bagian tata usaha

5.         Setelah itu, Anda akan memasuki ruang yang disediakan untuk mengambil foto anda   

6.         Anda akan menerima selembaran kertas sebagai bukti pengambilan kartu pelajar.

4.     Bahan Material
Bagian material teks prosedur berisi mengenai bahan, alat atau material yang dibutuhkan. Tapi tidak semua teks prosedur terdapat bagian ini. Pada umumnya penggunaan bagian material terdapat pada teks prosedur tentang pembuatan suatu hal seperti makanan dan sebagainya.

 

5.    Bagian Langkah-Langkah
Bagian ini berisi mengenai langkah-langkah yang harus dilewati untuk mendapatkan hasil sesuai dengan tujuan teks prosedur. Pada bagian ini setiap langkah harus dilakukan dengan urut tidak boleh secara acak.

 

6.    Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

 

kaidah kebahasaan teks prosedur. Penjelasannya sebagai berikut.

1.    Terdapat kalimat deklaratif: yaitu kalimat yang berisi pernyataan.

2.    Terdapat kalimat imperatif: yaitu kalimat yang berisi perintah.

3.    Terdapat kalimat introgatif: yaitu kalimat yang berisi pertanyaan.

4.    Menggunakan kata baku.

5.    Menggunakan konjungsi temporal: yang mengacu pada urutan waktu sekaligus menjadi sarana kohesi teks.

6.    Terdapat bagian-bagian yang urut: nomor yang menunjukkan urutan.

7.    Partisipan manusia secara umum: semua manusia ikut serta dalam teks tersebut.

8.    Penggunaan kata konjungsi (pertama, kedua, ketiga)

9.    Menggunakan kata kerja ( menulis, melihat, menyaksikan).

 

 

 

 

 


Komentar